Bapak
Ibu Sebangsa Setanah Air yang dikasihi dan dimuliakan oleh ALLAH YME.
Pada
kesempatan ini, kami ingin membagikan pengalaman kesehatan melalui Latihan Kesehatan Pernapasan.
Semoga
informasi ini, merupakan awal dari semua tenaga ahli Latihan Kesehatan Pernapasan dapat membagikan keahliannya, untuk
membangun kesehatan rakyat Indonesia sehingga dapat ikut mendukung tercapainya
kebangkitan Negara Kesatuan Republik Indonesia-NKRI yang Berkeadilan dan Kesederajatan
bagi Rakyat Indonesia, amien
Dasar utama Latihan Kesehatan Pernapasan:
- Tarik napas melalui hidung dan
buang napas melalui mulut
o
Saat tarik
napas, perut mengembang (bukan dada yang mengembang).
o
Saat buang
napas, perut mengempis (cenderung dikempiskan dengan otot perut).
o
Saat tarik
napas, ujung lidah menyentuh ringan pada langit-langit mulut.
o Napas dan
posisi lidah di tahan terus (napas jangan bocor) selama gerakan dilakukan sampai
selesai.
o
Napas dibuang
seirama dengan gerakan penutup (saat kedua tangan digerakan kearah depan atau
keatas) dan saat bersamaan napas dibuang, lubang anus ditarik/dicengkram
(seperti menahan kencing).
- Gerakan
pada video dapat dilakukan sambil berdiri (untuk yang kuat) atau duduk
(untuk Lansia dan penderita sakit lutut).
- Seirama
dengan berjalannya waktu, akan terjadi pertumbuhan kekuatan pada lansia
secara alamiah sehingga mampu berlatih sambil berdiri dan masalah lutut
cenderung ada perbaikan.
- Lama
latihan tidak mengikat, menyesuaikan kondisi kita sendiri, dan cenderung
menjadi lebih lama seirama meningkatnya kesehatan, setelah Latihan Kesehatan Pernapasan dilakukan
dengan serius.
- Waktu
latihan tidak mengikat, tetapi direkomendasi dilatih setiap hari pada Pkl
5.00 pagi (jangan lebih awal, karena udara sangat lembab).
- Tempat
latihan boleh di dalam ruang tertutup, tetapi lebih direkomendasi di ruang
terbuka.
Hasil
kesehatan yang diharapkan:
- Kurang lebih dua minggu setelah
latihan serius dan rutin setiap hari/30 menit atau lebih, akan terjadi
detox, dimana saat buang air besar, kotoran menjadi sangat lembek berwarna
gelap dan sangat bau.
- Semua lubang pori-pori tubuh
menjadi terbuka, akibat keluarnya keringat yang sangat banyak (proses
detox).
- Pembuluh darah menjadi bersih,
sehingga sirkulasi darah menjadi lancar
- Darah menjadi encer.
- Butir darah merah, dibawah
micoscope bergerak sangat aktif (banyak oksigen).
- Tekanan darah menjadi normal.
- Telapak tangan dan telapak kaki
menjadi lebih hangat dan tubuh tidak takut hawa dingin.
- Proses regenerasi cel-cel tubuh
menjadi baik, sehingga metabolisme tubuh menjadi baik dan sehat.
- Saat air keringat jatuh/masuk ke mata, tidak terasa perih, hal ini menunjukan metabolisme tubuh sudah
berfungsi baik.
- Otot otot akan kembali kencang
kembali.
- Sendi sendi tubuh akan kembali
lentur.
John Wirawan
johnwirawan.dipl.ing@gmail.com
+6281284009911